Minggu, 10 April 2011

Protes Keras Gedung Baru DPR

JAKARTA - Lingkar Madani untuk Indonesia (Lima) mengimbau masyarakat agar dalam masa reses anggota DPR ini dipergunakan untuk melakukan protes yang sekeras-kerasnya, terkait berlanjutnya pembangunan gedung baru DPR yang akan menghabiskan anggaran, Rp1,1 triliun.

"Hendaknya masyarakat langsung menyatakan sikap ketidaksetujuan mereka atas pembangunan ini. Bisa dilaksanakan dengan ungkapan lisan dalam forum silaturrhami maupun pernyataan-pernyataan yang dapat disampaikan melalui kantor DPRD masing-masing atau kantor partai di daerah masing-masing," kata Ray dalam rilis yang diterima okezone, Minggu (10/4/2011).

Sebab, kata dia, pada hakikinya rakyatlah pemilik kedaulatan. Jika rakyat menyatakan bahwa proses pembangunan gedung tersebut harus dihentikan, maka tidak ada alasan apapun bagi DPR untuk tetap melanjutkannya.

"Jika rakyat menyatakan anggota DPR hanya layak dapat gedung sederhana misalnya, maka itulah keputusan rakyat yang harus dilaksanakan oleh DPR," ungkap dia yang mengutip dalam survei nasional yang dilakukan KOMPAS bahwa 82,2% masyarakat menolak pembangunan gedung DPR.

Ray mengatakan, penting diingat bahwa pasal 71 huruf s, pasal 79 huruf I dan j, dan pasal 76 sumpah janji dengan tegas dinyatakan bahwa anggota DPR wajib mendengar dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat.

"Anggota DPR juga harus lebih mengutamakan kepentingan bangsa dan negara daripada kepentingan pribadi, seseorang dan golongan. Dengan pasal-pasal ini, anggota DPR yang tetap ngotot menginginkan pembangunan gedung, hakekatnya, telah menyalahi ketentuan pasal 71, 79, dan 76 tersebut," tandasnya.

Oleh karena itu, kata Ray, anggota sangat layak diperiksa di Badan Kehormatan. Sekalipun, tentunya, memeriksa anggota DPR yang mempergunakan waktu sidang paripurna dengan menonton video yang tak senonoh harus diperiksa Badan Kehormatan, tetapi anggota DPR yang mengingkari aspirasi rakyat jauh lebih urgen dan subtansial untuk diperiksa di Badan Kehormatan.

Link:http://news.okezone.com/read/2011/04/10/339/444362/lima-ajak-rakyat-galang-protes-keras

0 komentar:

Poskan Komentar