Jumat, 13 Mei 2011

Microsoft Office Excel List or database.

Pilihlah opsi Microsoft Office Excel List or database.
Pilihlah opsi PivotTable.
Klik tombol Next untuk memasuki bagian berikutnya.
3. Dalam kotak dialog PivotTable and PivotChart Wizard bagian kedua
(menentukan range sel yang akan dijadikan dasar pembuatan PivotTable),
lakukanlah pengaturan di bawah ini

Oleh karena Anda telah menyeleksi range sel, opsi menentukan range sel
sudah terisi secara otomatis.
Klik tombol Next untuk memasuki tahap berikutnya.
4. Dalam kotak dialog PivotTable and PivotChart Wizard bagian ketiga
(menentukan worksheet tempat PivotTable akan diletakkan dan pengaturan
tata letak PivotTable), lakukan pengaturan sebagai berikut
• Pilihlah opsi New worksheet untuk menempatkan PivotTable dalam
worksheet baru atau opsi Existing worksheet untuk menempatkannya dalam
worksheet yang aktif (tempat data yang dijadikan dasar pembuatan
PivotTable). Sebagai contoh kali ini, pilihlah opsi New worksheet.
5. Klik tombol Layout sehingga muncul kotak pengaturan tata letak PivotTable ,
kemudian lakukan pengaturan sebagai berikut.
o Seret tombol Tanggal ke area Page.
o Seret tombol Nama ke area Row.
o Seret tombol Item ke area Column.
o Seret tombol Jumlah ke area Data.
o Klik tombol OK untuk menerapkan pengaturan tata letak dan kembali
ke kotak dialog PivotTable and PivotChart Wizard bagian ketiga.

6. Masih dalam kotak dialog PivotTable and PivotChart Wizard bagian ketiga,
klik tombol Options, kemudian lakukan pengaturan opsi-opsi PivotTable
dalam kotak dialog PivotTable Options.
7. Setelah melakukan pengaturan, klik tombol OK untuk menerapkan
pengaturan dan kembali ke kotak dialog PivotTable and PivotChart Wizard.
Lanjutkan dengan mengklik tombol Finish untuk membuat PivotTable dalam
worksheet baru
8. Setelah membuat PivotTable, Anda dapat dengan mudah menganalisa data
di dalamnya, seperti contoh di bawah ini.
o Klik menu pop-up Tanggal kemudian pilihlah tanggal tertentu untuk
menampilkan data penjualan pada tanggal

0 komentar:

Poskan Komentar