Senin, 17 Oktober 2011

Teknik Foto Bulan


Kita sering sekali melihat berbagai macam foto bulan dalam kehidupan sehari-hari, baik itu dari majalah Astronomi, Kalender, ataupun dari postingan teman-teman sesama pecinta fotografi.

Tetapi tidak banyak yang tau bagaimana komposisi saat pengambilan Objek Bulan, apalagi bagi kita yang baru menggeluti didunia fotografi (newbie).

Bukaan atau Aperture
Didalam foto Bulan kita harus menggunakan bukaan kecil atau nilai besar. Kenapa..?
Logika : Bila suasana langit pada malam hari itu sangat cerah.. Otomatis cahaya bulan-pun sangat terang. Dan bila kita menggunakan bukaan besar atau nilai kecil, cahaya yang masuk kedalam sensor kamera-pun akan terlalu banyak, sehingga jika kita mencoba mengambil objek Bulan pada posisi bukaan lebar, maka hasilnya akan menjadi Over Exposure atau kelebihan cahaya.

Contoh pengambilan Bulan dalam bukaan lebar atau nilai kecil pada tanggal 16 Januari 2011

Shutter Speed
Shutter Speed sangat berpengaruh pada lamanya sensor merekam cahaya yang masuk.
Bila kamera, kita ibaratkan sebuah mata lengkap dengan instrumen-instrumennya, maka Shutter Speed ini boleh kita ibaratkan kelopak mata, yang mana akan mengatur lama atau tidaknya kelopak mata tersebut mengedip. Dan Aparture/Rana/Bukaan Lensa bisa kita ibaratkan pupil pada mata kita. Dan tentunya retina menjadi sensor penangkap cahaya pada mata.
Teori : Jika kita menggunakan Shutter Speed Rendah (Slow Speed), maka hasil foto akan kembali menjadi Over Exposure. Hal itu terjadi diakibatkan lamanya kelopak mata terbuka, sehingga berpengaruh dengan lamanya retina atau sensor dalam merekam cahaya yang mengakibatkan Over Exposure pada hasil foto Bulan tersebut. Sehingga disarankan untuk memakai Shutter Speed Cepat (Range 100 - 125 atau masih dalam kondisi Shutter Speed Cepat)

ISO
Logika : Untuk menghasilkan foto bulan yang tajam dan detil, kita harus memakai ISO terendah.
Semakin besar nilai ISO yang kita pakai, maka akan berpengaruh pada kualitas gambar yang akan dihasilkan / proyeksi kualitas gambar menjadi besar (Noise) dan semakin kecil nilai ISO yang kita gunakan, maka akan semakin padat pula proyeksi kualitas gambar yang kita hasilkan.

Dikarenakan Bulan adalah objek yang mengeluarkan cahaya yang terang. Menjadikan Back Ground objek menjadi hitam pekat sangat dianjurkan agar disaat penikmat foto melihat menjadi lebih fokus ke objek tersebut (Teknik Back Ground) dan itu bisa didapat melaui komposisi teknik pengambilan foto bulan yang tepat.

Berikut hasil foto Bulan dengan komposisi ISO L0.7 (Nikon), S 100, A 10, pada tanggal 18 Januari 2011

Demikian Teknik Foto Bulannya, semoga bermanfaat..
Oleh : Aknal Hartanto http://www.aknal.co.cc

0 komentar:

Posting Komentar